Kamis, 19 Februari 2026

Petualangan Mengenal Sendi LKPD Seru yang Mengajak Siswa Menjadi Detektif Tubuh Sendiri

Bayangkan pagi yang cerah, seorang anak kecil bernama Aisyah bangun, berjalan ke kamar mandi, mengangkat ember air, menendang bola di halaman, lalu duduk menulis di buku catatannya. Setiap gerakan itu ternyata melibatkan sendi-sendi ajaib di tubuhnya! Inilah awal petualangan seru dalam materi “Petualangan Mengenal Sendi” melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang penuh warna dan tantangan. LKPD ini dirancang khusus dengan rangkaian aktivitas interaktif untuk membantu siswa SD memahami jenis sendi, fungsi gerakannya, serta betapa pentingnya menjaga kesehatan sendi dalam kehidupan sehari-hari. Bukan pelajaran kaku, tapi petualangan yang bikin anak-anak excited dan ingin tahu lebih dalam tentang tubuh mereka sendiri.

Petualangan dimulai dengan misi “Detektif Sendi”. Siswa membaca cerita singkat tentang rutinitas Aisyah, kemudian mengisi tabel kegiatan: berjalan, mengangkat ember, menendang bola, dan menulis. Mereka harus mendeteksi bagian tubuh yang bekerja dan jenis sendi yang terlibat. Dengan kolom kosong yang mengundang rasa ingin tahu, anak-anak belajar bahwa berjalan melibatkan sendi engsel di lutut, menendang bola menggunakan sendi peluru di pinggul, dan menulis memerlukan sendi geser di pergelangan tangan. Aktivitas ini langsung menghubungkan ilmu dengan pengalaman nyata, sehingga siswa sadar bahwa setiap gerakan kecil pun adalah kerja tim sendi yang hebat!

Setelah menjadi detektif, petualangan berlanjut ke “Sendi & Gerakku”. Di halaman ini, siswa diajak matching gambar model sendi 3D yang lucu dengan nama-namanya: geser, gulung, engsel, peluru, pelana, dan putar. Gambar-gambar kartun skeleton yang sedang “beraksi” membuat anak-anak tertawa sambil belajar. Mereka menemukan bahwa sendi engsel seperti pintu yang hanya bisa membuka-tutup, sementara sendi peluru seperti bola yang bisa berputar ke segala arah. Melalui aktivitas ini, pemahaman tentang fungsi sendi semakin kuat dan siswa mulai menghargai betapa luar biasanya desain tubuh manusia.

Tidak berhenti di situ, LKPD juga menyediakan worksheet “Kenalan dengan Sendi Tubuhku!” lengkap dengan diagram kerangka tubuh besar yang siap diberi label. Ada garis petunjuk mengarah ke bahu, siku, lutut, pinggul, pergelangan, bahkan tulang belakang. Siswa belajar menempelkan nama jenis sendi di tempat yang tepat sambil membayangkan gerakan sehari-hari. Ditambah QR code “SCAN ME” yang bisa dibuka untuk video animasi atau penjelasan tambahan, aktivitas ini semakin interaktif dan modern. Bayangkan anak-anak berlarian ke meja guru sambil bilang, “Bu, ini sendi pelana di ibu jari ya?”

Lebih dari sekadar mengenal jenis dan fungsi, seluruh rangkaian aktivitas ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan sendi. Melalui diskusi kelompok dan pertanyaan refleksi, siswa diajak berpikir: “Apa yang terjadi kalau kita jarang olahraga? Bagaimana pemanasan sebelum main bola melindungi lutut kita?” Mereka belajar bahwa nutrisi kalsium, vitamin D, istirahat cukup, dan gerakan rutin adalah “superpower” untuk menjaga sendi tetap lincah sampai tua. Dengan demikian, LKPD ini tidak hanya mengajarkan sains, tapi juga membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini.

LKPD “Petualangan Mengenal Sendi” ini hadir dengan desain eye-catching, ilustrasi kartun detektif dan skeleton yang ramah anak, serta versi printable yang siap langsung digunakan di kelas atau belajar di rumah. Cocok untuk guru yang ingin pembelajaran IPA menjadi hidup, orang tua yang ingin anaknya lebih mengenal tubuhnya, dan tentu saja siswa yang suka tantangan detektif! Mari kita undang anak-anak Indonesia menjelajahi petualangan ini. Siapa tahu, generasi penerus kita akan tumbuh menjadi anak-anak yang tidak hanya pintar, tapi juga peduli dan menjaga “mesin gerak” tubuh mereka dengan baik setiap hari.

Selasa, 17 Februari 2026

Ubah Karya Seni Statis Menjadi Hidup dengan Sentuhan Augmented Reality

Pernahkah Anda membayangkan ilustrasi dua dimensi yang Anda buat tiba-tiba melompat keluar dari layar atau kertas dan berinteraksi dengan dunia nyata? Di era digital saat ini, batasan antara seni visual statis dan pengalaman interaktif semakin menipis. Melalui teknologi Augmented Reality (AR), kini siapa pun bisa memberikan "nyawa" pada karya seni mereka, menjadikannya sebuah pengalaman visual yang memukau dan imersif bagi siapa saja yang melihatnya.

Langkah pertama untuk memulai keajaiban ini sebenarnya cukup sederhana. Kuncinya terletak pada pemisahan elemen-elemen seni Anda. Jika Anda memiliki ilustrasi taman dengan seekor kelinci, bunga-bunga, dan bangku kayu, Anda perlu memisahkan setiap objek tersebut menjadi file gambar tersendiri (seperti format PNG transparan). Dengan memisahkan elemen-elemen ini, Anda memberikan kebebasan bagi setiap objek untuk memiliki dimensinya sendiri, sehingga nantinya dapat disusun kembali dalam ruang tiga dimensi yang bisa dijelajahi dari berbagai sudut.

Setelah elemen seni Anda siap, saatnya beralih ke platform kreatif seperti Assemblr Studio. Di sini, Anda dapat mengunggah karya asli Anda sebagai Custom Marker—yaitu pemicu yang akan dikenali oleh kamera ponsel untuk memunculkan konten AR. Kemudian, Anda bisa mulai membangun adegan AR Anda dengan menyusun kembali elemen-elemen yang sudah dipisahkan tadi. Anda bisa mengatur jarak, ketinggian, dan skala setiap objek untuk menciptakan efek kedalaman yang dramatis, seolah-olah karakter Anda benar-benar berada di atas meja atau lantai penonton.

Ingin hasil yang lebih spektakuler? Anda bisa menambahkan animasi menggunakan fitur visual coding yang ramah pengguna. Tanpa perlu menguasai bahasa pemrograman yang rumit, Anda bisa mengatur agar bunga-bunga bergoyang ditiup angin, kelinci bernapas secara halus, atau objek tertentu bergerak saat disentuh. Fitur ini mengubah karya seni Anda dari sekadar gambar diam menjadi sebuah pertunjukan digital yang interaktif dan bercerita.

Setelah puas dengan kreasi Anda, cukup publikasikan proyek tersebut dan bagikan! Penonton hanya perlu memindai gambar asli Anda, dan seketika karya tersebut akan bertransformasi menjadi dunia AR yang hidup. Teknologi ini tidak hanya luar biasa untuk pameran seni, tapi juga sangat efektif untuk kartu ucapan, materi edukasi, hingga promosi produk yang lebih menarik. Jangan biarkan karya Anda terjebak dalam dua dimensi—saatnya melangkah lebih jauh dan biarkan dunia melihat kreativitas Anda dari dimensi yang baru

Rayakan Kasih Sayang dengan Kreativitas 3D Tanpa Batas

Hari Valentine sudah di depan mata! Momen ini selalu menjadi waktu yang tepat untuk mengungkapkan perasaan kepada orang-orang tersayang. Namun, bosan tidak sih dengan ucapan yang itu-itu saja? Tahun ini, saatnya kamu melangkah lebih jauh dan memberikan kejutan yang tidak terlupakan melalui sentuhan teknologi Augmented Reality (AR) dan objek 3D yang interaktif. Dengan bantuan Assemblr, mewujudkan pesan cinta yang unik kini semudah membalikkan telapak tangan.

Dalam video promosi terbaru, kita bisa melihat betapa menggemaskannya berbagai aset yang telah disiapkan khusus untuk merayakan cinta. Mulai dari Valentine Pack yang berisi boneka teddy bear lucu memegang hati, malaikat cupid yang siap memanah asmara, hingga kotak cokelat yang menggugah selera. Semua objek ini dirancang dengan detail yang manis, siap untuk menghiasi proyek kreatifmu baik untuk keperluan pribadi maupun konten media sosial.

Bagi kamu yang sedang merencanakan momen lebih serius, tersedia juga Wedding Pack dan berbagai 2D Pack bertema pernikahan. Koleksi ini mencakup segala hal, mulai dari dekorasi pelaminan, gaun pengantin yang elegan, hingga detail kecil seperti cincin dan buket bunga. Keberagaman aset ini memungkinkan siapa saja, bahkan tanpa latar belakang desain grafis sekalipun, untuk menyusun pemandangan romantis yang terlihat profesional dan memukau dalam hitungan menit.

Tidak hanya soal romansa yang formal, keceriaan juga bisa kamu bagikan melalui Emoji Pack dan Food and Beverage Pack. Bayangkan mengirimkan kartu ucapan digital di mana karakter-karakter emoji favoritmu muncul dalam bentuk 3D yang hidup, ditemani dengan visual donat dan es krim yang warna-warni. Sentuhan-sentuhan kecil ini akan memberikan kesan yang lebih personal dan ceria, membuat siapa pun yang menerimanya merasa sangat spesial.

Jadi, tunggu apa lagi? Jangan biarkan kreativitasmu terpendam. Segera kunjungi studio.assemblrworld.com atau unduh aplikasinya di App Store dan Google Play. Mulailah bereksplorasi dengan ribuan objek 3D yang tersedia dan buatlah perayaan Valentine tahun ini menjadi momen yang paling berkesan. Karena setiap cinta punya ceritanya sendiri, dan kini kamu bisa menceritakannya dengan cara yang paling spektakuler

Rayakan Tahun Baru Imlek 2026 dengan Sentuhan Ajaib Augmented Reality (AR)

Tahun Baru Imlek selalu identik dengan tradisi berbagi kebahagiaan melalui amplop merah atau angpao. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, cara kita menyampaikan harapan dan doa pun ikut bertransformasi. Di tahun 2026 ini, saatnya meninggalkan desain amplop yang biasa-biasa saja. Video dan foto terbaru kami menunjukkan bagaimana sebuah amplop fisik dapat "hidup" dan memberikan pengalaman visual yang tak terlupakan bagi siapa pun yang menerimanya.

Melalui teknologi Augmented Reality (AR) yang dikembangkan dengan Assemblr Studio, amplop Imlek kini "dibangun berbeda" (built different). Hanya dengan memindai gambar pada permukaan amplop menggunakan kamera smartphone, sebuah dunia virtual 3D akan muncul seketika di atas kertas tersebut. Anda tidak lagi hanya melihat gambar cetak statis, melainkan sebuah gerbang kuil tradisional Tiongkok yang megah lengkap dengan ucapan "Happy Chinese New Year" yang bercahaya di atasnya.

Keseruan tidak berhenti di situ. Karakter ikonik seperti maskot putih yang lucu terlihat menunggangi kuda zodiak yang menggemaskan, bergerak lincah dengan animasi yang halus. Efek kembang api digital yang warna-warni juga turut memeriahkan suasana, menciptakan atmosfer perayaan yang imersif dan magis. Inovasi ini mengubah selembar amplop dari sekadar wadah uang menjadi sebuah karya seni digital yang interaktif dan dapat disimpan sebagai kenang-kenangan yang berkesan.

Bagi Anda yang ingin memberikan kesan mendalam kepada keluarga dan kerabat, membuat amplop AR ini ternyata sangat mudah. Anda dapat mengunjungi platform studio.assemblrworld.com untuk mulai merancang pengalaman AR milik Anda sendiri. Dengan alat yang intuitif, siapa pun bisa menambahkan objek 3D, teks, hingga animasi ke dalam desain amplop mereka tanpa perlu keahlian pemrograman yang rumit.

Mari jadikan perayaan Tahun Baru Imlek kali ini lebih bermakna dengan memadukan tradisi leluhur dan teknologi masa depan. Jadilah yang pertama di lingkaran pertemanan Anda yang membagikan angpao masa kini yang unik, canggih, dan tentunya "Built Different". Segera unduh aplikasinya di App Store atau Google Play dan mulai berkreasi sekarang juga

Senin, 16 Februari 2026

Webinar Mengungkap Rahasia Tembus Level 4 ACE dalam Waktu Singkat

Pada Senin malam, 16 Februari 2026, komunitas pendidik Indonesia kembali diwarnai semangat belajar melalui penyelenggaraan Webinar Seri 13 dari Assemblr EDU. Bertema "Rahasia Tembus Level 4 ACE dalam Waktu Singkat! Trik & Tips Jitu dari Pengalaman Langsung", acara daring ini sukses menarik ratusan peserta guru dan pendidik dari berbagai daerah. Webinar berlangsung pukul 19:00–21:00 WIB melalui platform Google Meet, dengan peserta aktif berinteraksi, berbagi pengalaman, dan menyimak presentasi inspiratif.

Webinar ini dipandu oleh moderator Anisah, sementara narasumber utama adalah dua pendidik berpengalaman yang telah berhasil mencapai level tinggi dalam program Assemblr Certified Educator (ACE), yaitu Elsi Heviana, M.Pd dari SMAN 1 Junjung Sirih dan Tri Goesema Putra, M.Pd dari SMKN 1 Tapung Hilir. Mereka berbagi pengalaman langsung serta trik-trik praktis untuk mempercepat pencapaian Level 4 ACE, tahap di mana peserta mulai mendapatkan hak referral, poin lebih besar, dan manfaat sebagai "Evangelist" atau penggerak komunitas Assemblr EDU. Selain itu, hadir pula perwakilan pengurus KPM (mungkin Komunitas Pengguna Mandiri atau sejenis) seperti Fitra Tunnisa, S.Pd dari TK Bina Nusantara Buntok, yang turut mendukung jalannya acara.

Selama dua jam sesi, peserta diajak menyelami dashboard analytics Assemblr EDU, termasuk pantauan referral code, daftar pengguna yang bergabung melalui kode referral, serta leaderboard Trailblazer Level 18 yang menampilkan nama-nama pendidik berprestasi dengan poin ribuan. Narasumber menjelaskan strategi jitu seperti menyelesaikan tugas repeatable, mereferensikan rekan guru, membantu anggota unranked naik ke Level 1, hingga optimalisasi pembuatan konten AR interaktif. Banyak peserta terlihat antusias saat melihat data real-time, seperti ratusan pengguna yang masih inactive atau unranked, serta potensi membangun jaringan referral yang kuat untuk mempercepat akumulasi poin.

Acara ini tidak hanya memberikan wawasan teknis, tetapi juga memotivasi peserta untuk terus aktif di komunitas ACE. Program Assemblr Certified Educator sendiri merupakan inisiatif global Assemblr EDU yang telah memberdayakan ribuan guru di Indonesia untuk mengintegrasikan teknologi Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran, menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif dan menyenangkan. Peserta webinar berkesempatan memperoleh sertifikat gratis sebagai bukti keikutsertaan, sekaligus akses ke grup diskusi dan sumber daya tambahan.

Webinar Seri 13 ini menjadi bukti komitmen Assemblr EDU dalam mendukung pengembangan profesional guru melalui platform inovatif. Bagi pendidik yang ingin mengejar Level 4 ACE atau lebih tinggi, acara semacam ini menjadi langkah awal yang sangat berharga. Semoga semangat berbagi dan kolaborasi dari webinar ini terus menginspirasi lebih banyak guru untuk memanfaatkan teknologi AR demi pendidikan yang lebih baik di Indonesia. Pantau terus seri webinar berikutnya untuk tips dan update terbaru dari komunitas ACE