Tanggal 6 Februari 2026 – Hari ini, Assemblr EDU sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Assemblr Certified Trainer (ACT) Batch 2 secara daring melalui platform YouTube dan Instagram. Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini menarik perhatian 34 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk pendidik, guru, dan penggiat teknologi pendidikan. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan program pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan para trainer dalam memanfaatkan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) di bidang pendidikan. Dengan tema "Dua Lipa Training Season Instrument," acara ini dibuka dengan semangat tinggi, dihadiri oleh narasumber ahli dari tim Assemblr EDU yang berbagi pengalaman dan wawasan mendalam.
Timeline kegiatan program ACT Batch 2 menjadi sorotan berikutnya. Pendaftaran resmi dibuka pada 31 Januari 2026 dan akan ditutup pada 20 Februari 2026. Sosialisasi hari ini menjadi momen penting untuk mengajak calon peserta mempersiapkan diri sebelum batas waktu. Pengumuman peserta terpilih dijadwalkan pada 27 Februari 2026, diikuti dengan pelatihan yang akan membekali trainer dengan keterampilan praktis dalam menciptakan konten edukasi berbasis AR. Tim Assemblr EDU menekankan bahwa program ini terbuka untuk umum, khususnya bagi guru dan pendidik yang ingin meningkatkan kualitas pengajaran di era digital. Selama live streaming, ditampilkan juga formulir pendaftaran melalui QR code yang mengarah ke link https://s.id/ACTBatch2.id/, memudahkan peserta untuk segera mendaftar.
Manfaat menjadi ACT tidak hanya terbatas pada sertifikasi internasional, tetapi juga peluang kolaborasi dengan jaringan pendidik global, akses eksklusif ke tools Assemblr, dan kesempatan untuk menjadi pemimpin dalam inovasi pendidikan. Peserta yang hadir, termasuk dari berbagai institusi seperti SD, SMP, hingga universitas, menyampaikan antusiasme mereka melalui komentar di platform. Misalnya, beberapa guru dari Bali dan Jawa menyebutkan bahwa program ini relevan dengan tantangan pendidikan pasca-pandemi, di mana teknologi AR dapat membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan. Acara berlangsung selama lebih dari satu jam, diakhiri dengan sesi tanya jawab yang hidup, di mana pembicara menjawab pertanyaan seputar biaya, durasi pelatihan, dan integrasi dengan kurikulum nasional.


0 komentar:
Posting Komentar