Selasa, 03 Februari 2026

Kegiatan Webinar Media Pembelajaran Interaktif 3D dan AR dengan Assemblr EDU dan Akun Belajar id

Webinar "Media Pembelajaran Interaktif 3D & AR dengan Assemblr EDU dan Akun Belajar.id" akan segera digelar pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 19.30–21.00 WIB. Kegiatan ini merupakan inisiatif kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui BGtk Lampung, Komunitas Belajar Guru Inovatif, Assemblr EDU, serta berbagai mitra pendidikan seperti Komunitas Lintas Provinsi, SMK Kartikatama Kota Metro, dan Yayasan Wuri Handayani. Acara ini ditujukan khusus bagi guru SMA dan SMK yang ingin meningkatkan kemampuan digital mereka dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif.

Di era transformasi pendidikan digital saat ini, pembelajaran konvensional sering kali dianggap kurang mampu menarik minat siswa terhadap materi yang abstrak atau kompleks. Untuk mengatasi hal tersebut, webinar ini menghadirkan Assemblr EDU, platform edukasi berbasis Augmented Reality (AR) dan 3D yang memungkinkan guru serta siswa membuat konten pembelajaran interaktif dengan mudah. Melalui Assemblr EDU, konsep sulit seperti anatomi, geometri, kimia, atau simulasi ilmiah dapat divisualisasikan secara hidup, sehingga siswa tidak hanya mendengar atau membaca, melainkan juga "melihat" dan "berinteraksi" langsung dengan objek pembelajaran. Integrasi dengan akun belajar.id semakin memudahkan akses guru Indonesia untuk memanfaatkan fitur premium secara gratis hingga 2028, sebagai bagian dari kolaborasi strategis dengan Kemendikdasmen.

Acara ini akan dimeriahkan oleh pembicara berkompeten di bidangnya. Keynote Speaker adalah Hendra Apriawan, S.T., Kepala Balai Guru Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Luar Biasa (BGTK) Lampung, yang akan membagikan visi dan pengalaman kepemimpinan dalam mendorong inovasi pendidikan digital di tingkat daerah. Sementara itu, Guest Speaker yaitu Azka Khaerun Nadi, anggota tim Assemblr EDU, akan menjelaskan secara praktis bagaimana memanfaatkan platform ini untuk membangun media pembelajaran 3D/AR. Moderasi akan dipandu oleh Yunitha Ulfah, Guru Pejuang Digital, dan narasumber Ostyanana, Assemblr Certified Educator, yang siap menjawab pertanyaan peserta secara mendalam.

Webinar ini tidak hanya berupa pemaparan teori, melainkan juga kesempatan untuk memahami langkah-langkah praktis dalam menciptakan ekosistem pendidik yang melek digital di tingkat global. Peserta akan diajak membangun mindset baru tentang peran teknologi immersive dalam kelas, serta mendapatkan sertifikat resmi dari Assemblr EDU sebagai bukti partisipasi dan komitmen dalam pengembangan kompetensi profesional. Dengan durasi sekitar 1,5 jam melalui Zoom Meeting, acara ini dirancang fleksibel agar guru dari berbagai daerah dapat mengikuti tanpa hambatan.

Bagi guru SMA dan SMK yang ingin mengikuti, pendaftaran dapat dilakukan segera melalui tautan https://s.id/DAFTAR_ACE_METRO atau https://s.id/ace_metro. Informasi lebih lanjut tersedia di nomor WhatsApp 0878-9552-8810. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi bagian dari gerakan pendidikan inovatif di Indonesia. Mari bersama-sama wujudkan pembelajaran yang lebih hidup, interaktif, dan bermakna bagi generasi mendatang

Cara Menjadi ACE Level 4

Gambar ini menampilkan panduan lengkap Cara Menjadi ACE Level 4 dari Assembli EDU, yang dirancang khusus untuk membantu Bapak/Ibu pendidik memahami tahapan penting dalam bergabung dan berkembang di komunitas Assembli Certified Educator (ACE). ACE merupakan komunitas pendidik global yang berfokus pada pembelajaran dan inovasi pemanfaatan teknologi 3D dan Augmented Reality (AR) dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Melalui visual yang menarik dan langkah yang sistematis, informasi disajikan secara ringkas namun mudah dipahami.

Pada bagian awal, dijelaskan pengertian ACE serta alasan mengapa ACE Level 4 menjadi tahap yang penting. ACE memiliki jenjang level dari 1 hingga 18, dan Level 4 ditetapkan sebagai salah satu persyaratan wajib untuk mengikuti program ACT Batch 2. Artinya, pendidik yang ingin melanjutkan pengembangan kompetensi melalui program lanjutan dari Assembli EDU perlu memastikan bahwa level ini telah tercapai. Penjelasan ini diperkuat dengan ajakan untuk mengakses modul lengkap melalui tautan resmi yang telah disediakan.

Selanjutnya, gambar ini juga memuat panduan praktis mengenai cara mendaftar ACE dan mengumpulkan poin untuk naik level. Bagi Bapak/Ibu yang belum tergabung, proses pendaftaran dijelaskan hanya dalam tiga langkah sederhana, yaitu membuka laman pendaftaran ACE, membuat akun baru, dan mengisi identitas. Setelah resmi menjadi anggota, peserta dapat mulai mengumpulkan poin dengan menyelesaikan berbagai tugas (tasks) yang tersedia di platform ACE.

Bagian berikutnya menyoroti informasi tentang ACE Tasks, yaitu tugas-tugas yang dapat diselesaikan untuk memperoleh poin. Tugas ini terbagi menjadi tugas satu kali (one time task) dan tugas yang dapat diulang. Seluruh daftar tugas dapat diakses melalui laman resmi Assembli EDU, sehingga pendidik dapat memilih aktivitas yang sesuai dengan minat dan ketersediaan waktu. Sistem ini memberikan fleksibilitas sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam komunitas.

Sebagai rekomendasi, ditampilkan pula beberapa contoh “One Time Task” ACE yang mudah dilakukan, seperti membuat akun Assembli EDU, mengikuti akun media sosial resmi Assembli di Instagram dan TikTok, berlangganan kanal YouTube Assembli World, hingga melakukan repost konten media sosial. Setiap aktivitas memiliki nilai poin yang jelas, sehingga memudahkan pendidik dalam merencanakan strategi untuk mencapai ACE Level 4 secara lebih efisien.

Secara keseluruhan, rangkaian gambar ini memberikan gambaran komprehensif tentang alur menjadi ACE Level 4, mulai dari pengenalan komunitas, proses pendaftaran, pengumpulan poin, hingga rekomendasi tugas yang dapat segera dilakukan. Dengan mengikuti panduan ini, Bapak/Ibu pendidik diharapkan dapat lebih siap untuk berpartisipasi aktif dalam ekosistem Assembli EDU dan membuka peluang pengembangan profesional melalui program ACT Batch 2.

Webinar Kolaborasi Optimalisasi Assemblr Edu untuk Pembelajaran Virtual yang Lebih Menarik

Pada era digital saat ini, pendidikan virtual telah menjadi bagian tak terpisahkan dari proses belajar mengajar, terutama pasca-pandemi. Untuk mendukung para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran daring, Komunitas Kolaborasi Ruang GTK menggelar webinar bertajuk "Mengoptimalkan Assemblr Edu untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran Virtual". Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026, mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Webinar ini dirancang sebagai platform kolaborasi bagi guru, kepala sekolah, dan praktisi pendidikan untuk berbagi pengetahuan dan strategi inovatif dalam memanfaatkan teknologi edukasi.

Topik utama webinar ini fokus pada penggunaan Assemblr Edu, sebuah platform augmented reality (AR) yang dapat mengubah pembelajaran virtual menjadi pengalaman interaktif dan imersif. Peserta akan diajak untuk memahami bagaimana mengintegrasikan fitur-fitur Assemblr Edu guna meningkatkan keterlibatan siswa, seperti melalui pembuatan konten 3D, simulasi virtual, dan kolaborasi real-time. Di tengah tantangan rendahnya motivasi siswa dalam kelas daring, webinar ini menawarkan solusi praktis untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan efektif, sehingga membantu mengatasi masalah drop-out digital dan kurangnya interaksi di ruang virtual.

Webinar ini akan dipandu oleh dua pembicara utama yang berpengalaman di bidang pendidikan. Yang pertama adalah Dr. Abu Khaer, M.Pd., selaku Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur. Beliau akan berbagi perspektif kebijakan dan strategi institusional dalam mengadopsi teknologi edukasi. Pembicara kedua, Daman Sa'id, S.Si., S.Pd., yang baru saja meraih penghargaan sebagai Bergema Kepala Sekolah Inspiratif 2024, akan menyampaikan pengalaman praktis dari lapangan, termasuk bagaimana menerapkan Assemblr Edu di sekolah untuk meningkatkan partisipasi siswa.

Selain pembicara, acara ini juga menghadirkan narasumber ahli yang telah tersertifikasi di bidangnya. Tri Goesema Putra, sebagai Assemblr Certified Trainer, akan memberikan tutorial langkah demi langkah tentang fitur-fitur canggih platform ini, mulai dari desain konten hingga integrasi dengan kurikulum. Sementara itu, Fitriyah Nurahasana, Assemblr Certified Educator, akan berfokus pada aplikasi nyata di kelas, termasuk studi kasus sukses yang telah diterapkan di berbagai sekolah. Kolaborasi antara pembicara dan narasumber ini diharapkan memberikan wawasan holistik, dari teori hingga praktik.

Bagi Anda yang tertarik bergabung, webinar ini dapat diikuti secara gratis melalui live streaming di YouTube Channel SMA Pori Larangan Pamekasan. Cukup scan QR code yang tersedia pada poster resmi atau hubungi contact person di nomor 085235659075 untuk informasi lebih lanjut. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mengupgrade kemampuan digital Anda sebagai pendidik. Daftarkan diri sekarang dan ikuti diskusi interaktif yang akan membuka pintu inovasi baru dalam dunia pendidikan Indonesia

Printables Baru Assemblr EDU Flashcard Panduan Sholat Wudhu dan Eksplorasi Bahasa Jadi Interaktif dengan AR untuk Anak TK sampai SD

Gambar promosi terbaru dari Assemblr EDU ini benar-benar membawa nuansa ceria dan edukatif yang sangat cocok untuk pembelajaran anak usia dini hingga sekolah dasar di Indonesia! Dengan latar belakang kuning cerah yang hangat dan elemen grid modern, poster ini menampilkan logo Assemblr EDU di bagian atas, disertai judul utama "New Printables for Interactive Learning" yang langsung menonjol dengan warna biru kontras. Karakter maskot lucu berbentuk bola putih dengan senyum lebar dan mata besar muncul di pojok bawah, memegang smartphone dan ditemani dinosaurus kecil, seolah mengajak guru serta orang tua untuk mencoba materi cetak baru yang interaktif. Tautan edu.assemblrworld.com di bagian bawah menjadi undangan jelas untuk mengakses konten ini secara langsung.

Fitur utama yang ditonjolkan adalah printables atau materi cetak yang bisa diunduh, dicetak, dan dihidupkan kembali melalui teknologi Augmented Reality (AR). Salah satu highlight adalah Flashcard Panduan Sholat, ditampilkan melalui tangan memegang ponsel yang memindai kartu flashcard, sehingga muncul model 3D anak kecil berpakaian muslim lengkap dengan gerakan sholat. Flashcard ini cocok untuk tingkat TK hingga SD, membantu anak memahami tata cara sholat secara visual dan interaktif—mulai dari niat, takbir, rukuk, hingga salam—dengan animasi 3D yang muncul saat discan. Elemen ini sangat relevan untuk pendidikan agama di sekolah atau rumah, membuat hafalan gerakan sholat menjadi lebih menyenangkan dan mudah diingat.

Tidak kalah menarik, ada Flashcard Panduan Wudhu yang serupa, menunjukkan proses wudhu langkah demi langkah melalui AR. Saat kartu dicetak dan discan via aplikasi, muncul karakter 3D yang mendemonstrasikan membasuh wajah, tangan, kepala, hingga kaki, lengkap dengan penjelasan sederhana. Materi ini dirancang untuk PAUD hingga SD, membantu anak memahami rukun wudhu secara praktis dan visual, sehingga pembelajaran agama Islam menjadi lebih engaging dan tidak monoton. Kombinasi printables fisik dengan AR digital ini memungkinkan guru mencetak dalam jumlah banyak untuk kelas, lalu siswa bisa bereksperimen sendiri menggunakan ponsel atau tablet.

Selain tema agama, poster ini juga memperkenalkan Eksplorasi Ungkapan Bahasa sebagai worksheet atau lembar kerja literasi untuk Kelas 6 SD. Gambar menunjukkan tangan siswa memegang lembar cetak berwarna ungu dengan ilustrasi cerita dan gambar, serta pensil yang sedang mengisi. Materi ini mengajak anak melengkapi cerita, memahami ungkapan bahasa Indonesia, atau mengembangkan keterampilan membaca-menulis secara kreatif. Saat discan, kemungkinan besar muncul elemen 3D atau animasi pendukung yang membuat worksheet biasa menjadi pengalaman interaktif, sesuai dengan pendekatan blended learning yang menggabungkan offline dan digital.

Secara keseluruhan, promosi ini menegaskan kekuatan Assemblr EDU dalam menyediakan materi siap pakai yang mudah diakses guru di Indonesia—cukup pilih, print, dan scan untuk menghidupkan pelajaran. Bagi pendidik agama, guru kelas, atau orang tua yang ingin mengajarkan sholat, wudhu, serta literasi bahasa dengan cara modern dan fun, fitur printables AR ini adalah solusi praktis dan efektif. Platform ini terus berkembang dengan ribuan konten edukatif, termasuk integrasi AR tanpa coding rumit, sehingga cocok untuk kelas hybrid atau pembelajaran di rumah. Yuk, kunjungi edu.assemblrworld.com sekarang, unduh printables baru ini, dan buat sesi belajar anak-anak menjadi petualangan seru yang tak terlupakan

Topik Baru Assemblr EDU Jelajahi Koloid dan Sifat Koligatif Larutan Kimia Kelas 12 dengan 3D AR yang Interaktif dan Mudah Dipahami

Gambar promosi terbaru dari Assemblr EDU ini sungguh menginspirasi para guru dan siswa yang sedang mendalami kimia di tingkat SMA, khususnya Kelas 12! Dengan latar belakang kuning cerah yang penuh energi dan elemen grid modern, poster ini menampilkan logo Assemblr EDU di bagian atas, disertai judul utama "New Topics to Explore" yang langsung mengundang rasa penasaran. Karakter maskot imut berbentuk bola putih dengan kacamata dan buku di tangan muncul di pojok bawah, seolah-olah sedang mengajak kita untuk menyelami topik-topik baru melalui pendekatan visual 3D dan Augmented Reality (AR). Tautan edu.assemblrworld.com di bagian bawah menjadi panggilan aksi yang jelas untuk segera mengeksplorasi konten edukatif ini.

Fokus utama gambar ini adalah dua topik kimia penting dalam kurikulum Kelas 12: Koloid dan Sifat Koligatif Larutan. Untuk topik Pengertian Koloid, terdapat tampilan slide interaktif dengan ilustrasi gelas kimia berisi larutan berpartikel (ditandai titik-titik biru), disertai penjelasan singkat dalam bahasa Indonesia tentang koloid sebagai campuran heterogen yang partikelnya berukuran antara larutan sejati dan suspensi. Elemen visual seperti reaksi NaCl, efek Tyndall (cahaya terhambur), dan partikel besar/kecil membantu siswa memahami perbedaan koloid dengan larutan murni atau suspensi. Fitur ini memungkinkan siswa melihat simulasi langsung, seperti bagaimana cahaya laser melewati koloid dan terlihat jalurnya, membuat konsep abstrak menjadi lebih konkret dan mudah diingat.

Selanjutnya, topik Sifat Koligatif Larutan ditampilkan dengan animasi menarik berupa dua beaker yang terhubung, menunjukkan proses osmosis atau penurunan tekanan uap dengan partikel terlarut (ditandai lingkaran oranye). Ada ilustrasi reaksi CaO + CO₂ yang menghasilkan gelembung, serta daftar sifat koligatif seperti penurunan tekanan uap, penurunan titik beku, kenaikan titik didih, dan tekanan osmotik. Penjelasan menyebutkan bahwa sifat ini hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut (bukan jenisnya), dan membedakan antara larutan ideal serta non-ideal. Visualisasi ini sangat membantu siswa memahami konsep "mengganggu" interaksi antar pelarut oleh zat terlarut, yang sering sulit dibayangkan hanya dari rumus atau teori di buku teks.

Poster ini juga menonjolkan bagaimana Assemblr EDU mengintegrasikan materi kurikulum nasional (seperti Kimia Kelas 12 Kurikulum Merdeka atau K13) ke dalam format interaktif 3D/AR yang siap pakai. Guru bisa langsung mengakses slide presentasi, model 3D yang bisa dimanipulasi, atau pengalaman AR melalui marker, tanpa perlu membuat dari nol. Karakter maskot yang lucu dan elemen-elemen seperti molekul, beaker, serta efek partikel menambah kesan fun dan ramah anak muda, sehingga pembelajaran kimia yang biasanya dianggap sulit menjadi lebih menyenangkan dan engaging. Fitur seperti embed ke Canva atau presentasi lain juga memudahkan guru untuk mengintegrasikannya ke dalam kelas hybrid atau daring.

Secara keseluruhan, gambar promosi ini adalah bukti nyata bahwa Assemblr EDU terus memperkaya library kontennya dengan topik-topik relevan untuk siswa SMA di Indonesia. Bagi guru kimia, ini kesempatan emas untuk membuat kelas lebih hidup, membantu siswa mengatasi kesulitan memvisualisasikan konsep seperti koloid dan sifat koligatif melalui simulasi interaktif. Platform ini tidak hanya mendukung pembelajaran visual-based tapi juga kolaboratif, cocok untuk era digital saat ini. Jika Anda seorang pendidik atau orang tua yang ingin anak belajar kimia dengan cara seru, segera kunjungi edu.assemblrworld.com dan coba topik baru ini—pembelajaran bisa berubah menjadi petualangan ilmiah yang menyenangkan

Kit EDU Baru Assemblr EDU Hadir Belajar Solar Panel Skala Peluang dan FPB Jadi Lebih Seru dengan 3D AR di Kelas

Gambar promosi terbaru dari Assemblr EDU ini benar-benar membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Indonesia! Dengan latar belakang kuning cerah yang energik dan elemen grid modern, poster ini menampilkan logo Assemblr EDU di bagian atas, disertai judul utama "New EDU Kits for Your Classroom" yang langsung menarik perhatian. Karakter maskot imut berbentuk bola putih dengan senyum lebar dan mata besar muncul di pojok bawah, dikelilingi pohon, dinosaurus kecil, serta laptop, seolah mengajak guru dan siswa untuk menjelajahi pembelajaran interaktif melalui 3D dan Augmented Reality (AR). Tautan edu.assemblrworld.com di bagian bawah mengundang pengunjung untuk segera mencoba kits baru ini.

Highlight paling menonjol adalah kit Solar Panel, yang dirancang untuk mata pelajaran IPA tentang energi terbarukan. Tampak sebuah tampilan AR interaktif berupa rumah sederhana dengan panel surya di atap, ditempatkan di atas lahan hijau dengan sungai kecil. Siswa bisa mengamati perbedaan intensitas cahaya matahari pada waktu pagi, siang, dan sore melalui tombol Pagi, Siang, dan Sore. Penjelasan dalam bahasa Indonesia menjelaskan bagaimana panel surya mengubah cahaya menjadi listrik, lengkap dengan opsi seperti Duplikat, Atur Marker, dan Embed di Canva. Kit ini sangat cocok untuk proyek kelas atau diskusi tentang energi hijau, membantu siswa memvisualisasikan konsep abstrak secara nyata dan mudah dipahami.

Selain itu, ada kit Skala Peluang (Gerak Perahu) yang menggabungkan matematika dengan simulasi sederhana namun menarik. Gambar menunjukkan seorang anak kecil naik perahu dengan dadu di sampingnya, mengilustrasikan konsep probabilitas melalui gerakan perahu yang dipengaruhi lemparan dadu. Ini memungkinkan siswa bereksperimen dengan skala peluang secara visual, membuat pembelajaran tentang kemungkinan kejadian menjadi lebih hidup dan tidak membosankan. Kit semacam ini ideal untuk kelas matematika SD atau SMP, di mana siswa bisa melihat langsung bagaimana faktor acak memengaruhi hasil.

Tidak ketinggalan kit FPB (Faktor Persekutuan Terbesar), yang menampilkan visualisasi garis bilangan dengan ikon-ikon lucu seperti kaki-kaki kecil dan pola berulang. Konsep FPB dijelaskan melalui representasi 3D yang intuitif, membantu siswa memahami faktor bersama terbesar antar bilangan dengan cara yang lebih mudah dibayangkan dibandingkan metode tradisional. Semua kit ini dilengkapi fitur interaktif seperti duplikasi objek, pengaturan marker AR, dan embed ke platform lain, sehingga guru bisa dengan mudah mengintegrasikannya ke dalam slide presentasi, website sekolah, atau aktivitas kelas hybrid.

Secara keseluruhan, poster ini menegaskan komitmen Assemblr EDU untuk menyediakan ribuan Edu Kits siap pakai yang mencakup berbagai mata pelajaran, dari sains hingga matematika, semuanya dalam format 3D/AR yang imersif dan ramah pengguna. Bagi guru di Indonesia, terutama yang menggunakan akun Belajar.id atau mencari tools gratis/premium, update ini adalah kesempatan emas untuk membuat kelas lebih engaging, membantu siswa memahami materi sulit dengan cara visual dan hands-on. Platform ini tidak hanya mendukung pembelajaran di sekolah tapi juga di rumah, menjadikannya solusi fleksibel di era digital. Yuk, kunjungi edu.assemblrworld.com sekarang dan coba kits baru ini—siapa tahu, pembelajaran di kelas Anda bisa berubah menjadi petualangan seru yang tak terlupakan

Update Seru Terbaru Assemblr EDU dan Studio Belajar Koloid Panduan Sholat hingga Solar Panel Jadi Lebih Interaktif dengan 3D AR

Gambar promosi terbaru dari Assemblr EDU dan Assemblr Studio ini benar-benar menggambarkan semangat inovasi dalam dunia pendidikan digital! Dengan latar belakang biru cerah yang segar dan elemen grid modern, poster ini menampilkan logo Assemblr EDU di pojok atas, disertai judul utama "Latest Updates You’ll Love in Assemblr EDU & Assemblr Studio". Karakter maskot lucu berbentuk bola putih berwajah menggemaskan (dengan mata besar dan senyum lebar) menjadi pusat perhatian, seolah-olah sedang mengajak kita untuk menjelajahi fitur-fitur baru yang menyenangkan. Karakter ini memegang smartphone, dikelilingi oleh berbagai elemen visual seperti gelembung kimia hijau, panel surya, dan layar aplikasi, menciptakan suasana dinamis dan edukatif.

Salah satu highlight utama adalah konten edukasi interaktif untuk mata pelajaran Kimia Kelas 12, khususnya materi Koloid. Tampak sebuah layar aplikasi dengan judul "Pengertian Koloid" dan ilustrasi gelas kimia berisi larutan koloid berwarna biru, lengkap dengan animasi gelembung dan partikel. Fitur ini memungkinkan siswa memvisualisasikan konsep abstrak seperti koloid melalui model 3D/AR yang interaktif, sehingga pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami dan menyenangkan. Assemblr EDU tampaknya terus memperkaya library kontennya dengan materi pelajaran siap pakai, yang bisa diakses guru dan siswa untuk membuat pengalaman belajar lebih imersif.

Tidak hanya sains, poster ini juga menonjolkan aspek pendidikan agama melalui Flashcard Panduan Sholat. Ada gambar layar ponsel yang menampilkan karakter anak kecil berpakaian muslim lengkap dengan peci dan baju koko, sedang memegang flashcard tentang tata cara sholat. Warna kuning cerah pada latar belakang flashcard memberikan nuansa hangat dan ramah anak. Fitur ini sangat relevan untuk pendidikan karakter dan agama di sekolah atau rumah, di mana anak-anak bisa belajar sholat secara interaktif melalui AR, membuat proses hafalan dan pemahaman lebih engaging dan efektif.

Selain itu, terdapat elemen Solar Panel atau panel surya yang ditampilkan dalam tampilan AR, lengkap dengan rumah model 3D di atas tanah hijau, tombol-tombol seperti "Play", "Info", dan opsi embed marker. Ini menunjukkan bagaimana Assemblr EDU mendukung pembelajaran IPA tentang energi terbarukan, di mana siswa bisa melihat simulasi panel surya secara 3D, memahami cara kerjanya, dan bahkan mengintegrasikannya ke dalam proyek kelas. Fitur embed ke Canva atau website juga disebutkan secara halus, menandakan kemudahan berbagi konten edukasi ini ke platform lain.

Secara keseluruhan, gambar promosi ini adalah undangan terbuka bagi guru, orang tua, dan kreator pendidikan untuk mencoba update terbaru Assemblr EDU & Studio. Dengan ribuan konten AR siap pakai, editor drag-and-drop tanpa coding, serta integrasi AI untuk generate 3D, platform ini benar-benar merevolusi cara belajar di era digital. Bagi Anda yang berada di Indonesia, terutama guru yang menggunakan akun belajar.id, ini kesempatan emas untuk memanfaatkan benefit khusus dan membuat kelas lebih hidup. Kunjungi langsung studio.assemblrworld.com atau edu.assemblrworld.com untuk mulai berkreasi—siapa tahu, update ini bisa mengubah cara anak-anak belajar menjadi petualangan seru setiap hari

Jelajahi Dunia Kreasi 3D Baru Bundel Stylized Grand Prix Racing Ancient Rome dan Space Station dari Assemblr Studio

Baru-baru ini, saya menemukan sebuah gambar promosi yang sangat menarik dari Assemblr Studio, yang menawarkan bundel 3D baru untuk para kreator digital. Gambar ini berlatar belakang biru cerah dengan elemen grid yang memberikan kesan modern dan teknologis. Di bagian atas, terdapat logo Assemblr Studio dan judul utama "Create More with New 3D Bundles" yang ditulis dengan font sederhana namun eye-catching, menggunakan warna pink lembut untuk menarik perhatian. Gambar ini seolah mengajak kita untuk menjelajahi dunia kreasi 3D dengan lebih mudah dan menyenangkan, terutama bagi para desainer, educator, atau pengembang game yang sering bekerja dengan aset digital.

Fokus utama gambar ini adalah tiga bundel 3D yang ditampilkan secara visual menarik. Yang pertama adalah "Stylized Grand Prix Racing", yang menggambarkan elemen balap mobil dengan gaya kartun. Kita bisa melihat karakter pembalap berhelm merah dan biru, mobil balap bergaya kart, trofi, dan elemen seperti bendera finis. Semuanya dirancang dalam gaya stylized yang lucu dan berwarna-warni, membuatnya cocok untuk proyek game atau animasi bertema olahraga. Di sampingnya, ada gambar mobil balap yang tampak sedang melaju, menambah dinamika pada komposisi keseluruhan.

Selanjutnya, bundel "Stylized Ancient Rome" membawa kita ke era Romawi kuno dengan sentuhan modern. Elemen-elemen seperti Colosseum mini, gladiator dengan pedang dan perisai, kereta perang, dan patung-patung prajurit Romawi ditampilkan dalam gaya 3D yang sederhana namun detail. Warna hijau dominan di latar belakang bundel ini memberikan nuansa historis yang segar, seolah mengundang pengguna untuk menciptakan cerita epik atau konten edukasi tentang sejarah. Karakter-karakternya tampak ekspresif, dengan pose yang hidup, membuat bundel ini ideal untuk proyek VR atau AR yang interaktif.

Tidak ketinggalan, bundel "Stylized Space Station" yang berada di bagian bawah gambar, menampilkan tema luar angkasa yang futuristik. Ada astronot dengan baju luar angkasa putih, stasiun luar angkasa dengan panel surya, pesawat ruang angkasa, dan elemen seperti teleskop serta pod escape. Gaya stylized-nya membuat semuanya terlihat imut dan mudah diakses, cocok untuk konten edukasi tentang sains atau game petualangan antariksa. Gambar ini diakhiri dengan tautan "studio.assemblrworld.com" dan panah arah kanan, yang seolah mengajak pengunjung untuk segera mengunjungi situs tersebut.

Secara keseluruhan, gambar ini bukan hanya promosi biasa, tapi juga inspirasi bagi siapa saja yang ingin berkreasi lebih banyak di dunia digital. Dengan bundel-bundel ini, Assemblr Studio tampaknya ingin mempermudah proses pembuatan aset 3D, sehingga lebih banyak orang bisa menghasilkan konten berkualitas tanpa harus mulai dari nol. Jika Anda seorang blogger atau kreator, gambar seperti ini bisa menjadi bahan diskusi menarik tentang tren desain 3D di era sekarang. Saya sangat merekomendasikan untuk mencoba bundel-bundel ini jika Anda tertarik dengan augmented reality atau modeling 3D

Minggu, 01 Februari 2026

Mengintegrasikan Assemblr EDU ke dalam Pembelajaran Kelas Kapan dan Bagaimana Melakukannya

Di era digital saat ini, pendidikan tidak lagi terbatas pada buku teks dan papan tulis. Assemblr EDU hadir sebagai solusi inovatif yang memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) dan visualisasi 3D untuk membuat proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Bayangkan siswa Anda bisa "menghidupkan" konsep abstrak seperti struktur atom atau sistem tata surya langsung di depan mata mereka melalui perangkat mobile. Platform ini dirancang khusus untuk guru, orang tua, dan siswa, dengan ribuan konten siap pakai yang mencakup berbagai mata pelajaran. Pertanyaan yang sering muncul adalah: kapan dan bagaimana Assemblr EDU bisa diterapkan di kelas Anda? Mari kita bahas secara mendalam agar Anda bisa memaksimalkan potensinya.

Kapan waktu yang tepat untuk menggunakan Assemblr EDU? Idealnya, platform ini paling efektif saat Anda menghadapi topik yang sulit divisualisasikan secara konvensional. Misalnya, dalam pelajaran sains seperti biologi atau fisika, di mana siswa sering kesulitan membayangkan proses seluler atau gerak planet. Gunakanlah saat siswa mulai menunjukkan tanda-tanda kebosanan atau kurang engagement, seperti di pertengahan semester ketika materi semakin kompleks. Selain itu, Assemblr EDU cocok untuk sesi pembelajaran hibrida atau daring, di mana interaksi fisik terbatas. Platform ini juga berguna untuk kegiatan ekstrakurikuler atau proyek kelompok, membantu siswa berkolaborasi secara kreatif tanpa batas ruang. Dengan demikian, integrasi Assemblr EDU bisa dilakukan secara fleksibel, mulai dari awal pelajaran untuk pengantar hingga akhir untuk review materi.

Bagaimana cara menggunakannya di kelas? Prosesnya sederhana dan tidak memerlukan keterampilan teknis tinggi. Pertama, unduh aplikasi Assemblr EDU di perangkat Android atau iOS, lalu buat akun guru untuk mengakses fitur lengkap. Anda bisa memulai dengan memilih "Topics" siap pakai yang sudah disusun berdasarkan kurikulum, seperti simulasi anatomi manusia atau eksperimen kimia virtual. Presentasikan melalui laptop, proyektor, atau perangkat mobile siswa—cukup scan marker AR untuk menghidupkan konten 3D. Jika ingin lebih personal, gunakan editor built-in untuk membuat konten sendiri: drag-and-drop aset 3D, tambahkan kuis interaktif, atau integrasikan dengan Learning Management System (LMS) untuk monitoring kemajuan siswa. Pastikan semua siswa memiliki akses perangkat, dan mulai dengan sesi singkat 10-15 menit untuk menghindari kelelahan teknologi.

Contoh nyata penerapan Assemblr EDU bisa dilihat di berbagai mata pelajaran. Dalam pelajaran sejarah, guru bisa menghidupkan artefak kuno seperti piramida Mesir dalam bentuk AR, memungkinkan siswa "berjalan-jalan" virtual di sekitarnya. Untuk matematika, visualisasi bentuk geometri 3D membantu siswa memahami volume dan luas permukaan dengan lebih intuitif. Bahkan di kelas bahasa, Anda bisa membuat cerita interaktif dengan karakter kartun yang bergerak, seperti yang terlihat pada ilustrasi lucu dengan makhluk putih, bawang, dan kelinci pink—mengajak siswa berinteraksi secara langsung. Hasilnya? Tingkat retensi pengetahuan meningkat, dan siswa lebih antusias karena pembelajaran terasa seperti petualangan, bukan rutinitas.

Akhirnya, mengadopsi Assemblr EDU bukan hanya tentang teknologi, tapi tentang menciptakan pengalaman belajar yang berkesan. Dengan persiapan minimal, Anda bisa menghemat waktu sambil meningkatkan kualitas pengajaran. Jika Anda guru yang ingin inovasi, cobalah mulai hari ini—daftar di situs resmi dan eksplorasi konten gratisnya. Siapa tahu, kelas Anda bisa menjadi yang paling dinanti siswa berkat sentuhan AR ini. Bagikan pengalaman Anda di komentar blog ini, dan mari kita diskusikan bagaimana Assemblr EDU bisa disesuaikan dengan kebutuhan kelas masing-masing